Gratis & Instan — Tidak Perlu Pendaftaran

Risk Ratio Calculator

The Risk Ratio Calculator computes the risk ratio (incidence rate ratio) between exposed and unexposed populations. Calculate attributable risk and population attributable fraction to quantify the public health impact of risk factors.

Risk Ratio Calculator — Pratinjau Rasio Langsung
Risk Ratio
A
B
⚖️
Proportion Solver
A : B = C : D — Enter any 3 values
:
=
:
📊
Results
Visual ratio breakdown
Solved Proportion
Simplified
Percentages
Decimal
Fraction
Visual Ratio
A
B
Part A: —
Part B: —
    Ratio Simplifier
    Reduce any ratio to its simplest form
    :
    📊
    Simplified Result
    Reduced to lowest terms
    Simplified Ratio
    GCD Used
    Percentages
    Decimal Ratio
    Fraction
    Visual Ratio
    A
    B
    Part A: —
    Part B: —
      📐
      Ratio Scaler
      Multiply a ratio by a scale factor
      :
      ×
      📊
      Scaled Result
      Ratio after scaling
      Scaled Ratio
      Original
      Factor
      Percentages
      Simplified
      Visual Ratio
      A
      B

        🕐 Recent Calculations

        📭
        No calculations yet. Start computing above!

        What is a Risk Ratio?

        A risk ratio (also called incidence rate ratio) compares the incidence of an outcome in an exposed group to that in an unexposed group. It is mathematically identical to relative risk when calculated from cumulative incidence data. RR = 3.0 means the exposed group has 3 times the incidence rate of the outcome.

        Risk ratios are preferred in public health because they directly communicate the fold-increase in disease risk. Combined with attributable risk (AR = risk_exposed - risk_unexposed), they quantify both relative and absolute disease burden from an exposure.

        Rumus & Persamaan Yang Digunakan

        Risk Ratio Calculator ini menggunakan 5 persamaan inti:

        1 Risk Ratio
        RR = Incidence_exposed / Incidence_unexposed

        Exposed rate: 15 per 1000. Unexposed rate: 5 per 1000. RR = 15/5 = 3.0.

        2 Attributable Risk
        AR = Incidence_exposed - Incidence_unexposed

        AR = 15/1000 - 5/1000 = 10/1000. The exposure accounts for 10 extra cases per 1000.

        3 Population Attributable Fraction
        PAF = P_exposed × (RR - 1) / (1 + P_exposed × (RR - 1))

        If 30% of population exposed and RR = 3: PAF = 0.3×2 / (1+0.3×2) = 0.375 = 37.5%.

        Cara Menggunakan Kalkulator Ini

        Untuk menggunakan Kalkulator Rasio ini, ikuti 3 langkah berikut:

        1

        Masukkan Nilai

        Ketik nilai rasio yang diketahui ke dalam bidang input. Biarkan satu bidang kosong — itu adalah nilai tidak diketahui yang diselesaikan oleh Kalkulator Rasio.

        2

        Pilih Mode

        Pilih mode rasio — Pecahkan, Sederhanakan, atau Skala. Setiap mode menerapkan persamaan yang berbeda ke nilai input Anda.

        3

        Dapatkan Hasil

        Klik Hitung. Layar hasil menampilkan jawaban dengan batang rasio visual, diagram lingkaran, dan rincian solusi langkah-demi-langkah.

        Contoh Masalah & Solusi Langkah-demi-Langkah

        Berikut adalah 3 contoh masalah dengan solusi langkah-demi-langkah menggunakan Kalkulator Rasio ini:

        Input 1 Disease rates: 20/1000 exposed vs 5/1000 unexposed
        1 RR = 20/5 = 4.0
        2 AR = 20 - 5 = 15 per 1000
        3 Risk difference: 15 extra cases per 1000 exposed
        RR = 4.0, Attributable Risk = 15/1000
        Input 2 Calculate PAF: 40% exposed, RR = 2.5
        1 PAF = 0.40 × (2.5-1) / (1 + 0.40 × (2.5-1))
        2 PAF = 0.40 × 1.5 / (1 + 0.60)
        3 PAF = 0.60 / 1.60 = 0.375 = 37.5%
        37.5% of cases attributable to the exposure
        Input 3 Protective factor: vaccinated risk 3%, unvaccinated 12%
        1 RR = 3% / 12% = 0.25
        2 Risk Reduction = 1 - 0.25 = 0.75 = 75%
        3 NNT = 1 / (0.12 - 0.03) = 11.1
        RR = 0.25 (75% risk reduction), NNT = 11

        Pertanyaan yang Sering Diajukan

        How is risk ratio different from odds ratio?

        Risk ratio uses incidence proportions: events/total. Odds ratio uses odds: events/non-events. For rare outcomes (< 10%), OR ≈ RR. For common outcomes (> 10%), OR overestimates the strength of association compared to RR.

        What does attributable risk tell us?

        Attributable risk (AR) is the absolute difference in risk between exposed and unexposed groups. It tells you how many additional cases per unit of population are caused by the exposure, which is useful for public health resource planning.

        What is population attributable fraction?

        PAF estimates the proportion of disease in the total population that would be prevented if the exposure were eliminated. A PAF of 37.5% means eliminating the exposure would prevent 37.5% of all cases.

        Can risk ratio be calculated from case-control studies?

        No. Case-control studies sample by outcome status, making the denominator (total exposed/unexposed) unknown. Use odds ratio instead. Risk ratio requires cohort data where you follow groups forward in time.

        What is a clinically meaningful risk ratio?

        Context matters. In oncology, RR = 0.80 (20% reduction) may be significant for a deadly cancer. In preventive medicine, RR = 0.50 (50% reduction) is typically considered clinically meaningful. Always report alongside AR and NNT.

        Pelajari Tentang Rasio

        Apa itu rasio?

        Rasio adalah perbandingan antara dua atau lebih jumlah yang menunjukkan ukuran relatif dari satu terhadap yang lain. Ditulis sebagai A : B, artinya 'untuk setiap A unit dari kuantitas pertama, ada B unit dari yang kedua.' Sebagai contoh, rasio 3 : 4 berarti untuk setiap 3 bagian dari A, ada 4 bagian dari B. Rasio digunakan dalam memasak, konstruksi, keuangan, sains, dan kehidupan sehari-hari.

        Bagaimana cara menyelesaikan proporsi?

        Proporsi adalah persamaan yang menyatakan bahwa dua rasio adalah sama: A : B = C : D. Untuk memecahkan nilai yang hilang, gunakan perkalian silang. Jika D tidak diketahui: D = (B × C) / A. Ini berhasil karena dalam rasio yang sama, hasil kali silang selalu sama: A × D = B × C. Pemecah Proporsi kami melakukan ini secara otomatis — cukup masukkan 3 nilai apa saja dan itu akan menemukan nilai ke-4.

        Bagaimana cara menyederhanakan rasio?

        Untuk menyederhanakan rasio, temukan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dari kedua angka dan bagi masing-masing angka dengan FPB tersebut. Sebagai contoh, 24 : 36 — FPB dari 24 dan 36 adalah 12. Jadi 24 ÷ 12 = 2 dan 36 ÷ 12 = 3, memberikan rasio yang disederhanakan 2 : 3. Penyederhana kami secara otomatis menemukan FPB dan memperkecil rasio Anda ke bentuk paling sederhana.

        Apa itu penskalaan rasio dan kapan itu berguna?

        Menskalakan rasio berarti mengalikan kedua bagian dengan faktor yang sama untuk membuat rasio yang setara, lebih besar (atau lebih kecil). Misalnya, menskalakan 2 : 5 dengan faktor 3 menghasilkan 6 : 15. Ini sangat berguna untuk resep (meningkatkan resep menjadi tiga kali lipat), konstruksi (menskalakan cetak biru), mencampur larutan, atau skenario apa pun di mana Anda perlu mempertahankan proporsi yang sama pada besaran yang berbeda.

        Apa perbedaan antara rasio dan pecahan?

        Rasio A : B membandingkan dua jumlah satu sama lain (bagian-ke-bagian), sementara pecahan A/B biasanya mewakili hubungan bagian-ke-keseluruhan. Namun, rasio apa pun dapat dinyatakan sebagai pecahan: 3 : 4 setara dengan 3/4 = 0,75. Perbedaan utamanya adalah konteks — rasio membandingkan kuantitas secara berdampingan, sementara pecahan mewakili porsi dari total.