Gratis & Instan — Tidak Perlu Pendaftaran

Sourdough Ratio Calculator

The Sourdough Ratio Calculator computes precise ingredient amounts for sourdough bread based on your desired dough weight and hydration. Calculate starter percentage, pre-fermented flour, and adjust ratios for different sourdough styles — from tangy San Francisco to mild country loaves.

Sourdough Ratio Calculator — Pratinjau Rasio Langsung
Starter Amount
A
B
⚖️
Proportion Solver
A : B = C : D — Enter any 3 values
:
=
:
📊
Results
Visual ratio breakdown
Solved Proportion
Simplified
Percentages
Decimal
Fraction
Visual Ratio
A
B
Part A: —
Part B: —
    Ratio Simplifier
    Reduce any ratio to its simplest form
    :
    📊
    Simplified Result
    Reduced to lowest terms
    Simplified Ratio
    GCD Used
    Percentages
    Decimal Ratio
    Fraction
    Visual Ratio
    A
    B
    Part A: —
    Part B: —
      📐
      Ratio Scaler
      Multiply a ratio by a scale factor
      :
      ×
      📊
      Scaled Result
      Ratio after scaling
      Scaled Ratio
      Original
      Factor
      Percentages
      Simplified
      Visual Ratio
      A
      B

        🕐 Recent Calculations

        📭
        No calculations yet. Start computing above!

        What is a Sourdough Ratio?

        Sourdough ratios express the proportion of sourdough starter relative to total flour, typically 15-30% of flour weight. A common ratio is 20% starter, 70% hydration, and 2% salt. The starter's own flour and water content must be factored into the total dough formula to maintain accurate hydration.

        Sourdough starter itself has a ratio — typically 1:1:1 (equal parts starter, flour, water by weight at each feeding) or 1:5:5 for less frequent feedings. The starter ratio affects fermentation speed, flavor profile (acidity), and rise quality.

        Rumus & Persamaan Yang Digunakan

        Sourdough Ratio Calculator ini menggunakan 5 persamaan inti:

        1 Starter Amount
        Starter = Total Flour × (Starter % / 100)

        For 20% starter with 500g flour: Starter = 500 × 0.20 = 100g.

        2 Adjusted Water (accounting for starter)
        Added Water = (Total Flour × Hydration%) - (Starter / 2)

        Assuming 100% hydration starter: half is flour, half water. Subtract the starter's water contribution.

        3 Total Dough Weight
        Dough = Flour + Water + Starter + Salt

        500g flour + 350g water + 100g starter + 10g salt = 960g total dough.

        Cara Menggunakan Kalkulator Ini

        Untuk menggunakan Kalkulator Rasio ini, ikuti 3 langkah berikut:

        1

        Masukkan Nilai

        Ketik nilai rasio yang diketahui ke dalam bidang input. Biarkan satu bidang kosong — itu adalah nilai tidak diketahui yang diselesaikan oleh Kalkulator Rasio.

        2

        Pilih Mode

        Pilih mode rasio — Pecahkan, Sederhanakan, atau Skala. Setiap mode menerapkan persamaan yang berbeda ke nilai input Anda.

        3

        Dapatkan Hasil

        Klik Hitung. Layar hasil menampilkan jawaban dengan batang rasio visual, diagram lingkaran, dan rincian solusi langkah-demi-langkah.

        Contoh Masalah & Solusi Langkah-demi-Langkah

        Berikut adalah 3 contoh masalah dengan solusi langkah-demi-langkah menggunakan Kalkulator Rasio ini:

        Input 1 Standard country loaf: 500g flour, 20% starter, 72% hydration
        1 Starter: 500 × 0.20 = 100g (50g flour + 50g water inside)
        2 Actual flour added: 500 - 50 = 450g
        3 Actual water added: (500 × 0.72) - 50 = 360 - 50 = 310g
        4 Salt: 500 × 0.02 = 10g
        450g flour + 310g water + 100g starter + 10g salt = 870g dough
        Input 2 High-hydration sourdough: 80% hydration, 25% starter
        1 Flour: 800g, Starter: 800 × 0.25 = 200g
        2 Starter water: 100g, Starter flour: 100g
        3 Added flour: 800 - 100 = 700g
        4 Added water: (800 × 0.80) - 100 = 640 - 100 = 540g
        700g flour + 540g water + 200g starter + 16g salt
        Input 3 Starter feeding ratio: 1:5:5
        1 Keep 20g starter
        2 Add 100g flour + 100g water
        3 Total: 220g at approximately 100% hydration
        4 Ready to use in 4-8 hours at room temperature
        Feed 20g starter with 100g flour and 100g water

        Pertanyaan yang Sering Diajukan

        What percentage of starter should I use?

        Standard sourdough uses 15-25% starter relative to total flour weight. Lower percentages (10-15%) produce milder flavor with longer fermentation. Higher percentages (25-30%) give tangier flavor and faster rise.

        How does starter ratio affect sourdough flavor?

        More starter (25%+) speeds fermentation but produces more lactic acid (mild tang). Less starter (10-15%) with a longer cold ferment develops more acetic acid (sharp vinegar tang). Temperature also affects acid balance.

        What is the ideal starter feeding ratio?

        For daily baking: 1:1:1 (equal parts starter, flour, water). For weekly baking: 1:5:5 or 1:10:10 before refrigeration. Higher ratios dilute acidity and give the starter more food, extending its peak window.

        How do I calculate pre-fermented flour?

        Pre-fermented flour is the flour inside your starter. With 100% hydration starter, half is flour. If you use 100g starter, 50g is pre-fermented flour. Subtract this from your total flour to get the flour you actually add to the dough.

        Can I use a different hydration starter in the same recipe?

        Yes, but adjust water accordingly. A 75% hydration starter has different flour/water proportions than 100%. For 100g of 75% starter: flour = 57g, water = 43g. Recalculate added flour and water.

        Pelajari Tentang Rasio

        Apa itu rasio?

        Rasio adalah perbandingan antara dua atau lebih jumlah yang menunjukkan ukuran relatif dari satu terhadap yang lain. Ditulis sebagai A : B, artinya 'untuk setiap A unit dari kuantitas pertama, ada B unit dari yang kedua.' Sebagai contoh, rasio 3 : 4 berarti untuk setiap 3 bagian dari A, ada 4 bagian dari B. Rasio digunakan dalam memasak, konstruksi, keuangan, sains, dan kehidupan sehari-hari.

        Bagaimana cara menyelesaikan proporsi?

        Proporsi adalah persamaan yang menyatakan bahwa dua rasio adalah sama: A : B = C : D. Untuk memecahkan nilai yang hilang, gunakan perkalian silang. Jika D tidak diketahui: D = (B × C) / A. Ini berhasil karena dalam rasio yang sama, hasil kali silang selalu sama: A × D = B × C. Pemecah Proporsi kami melakukan ini secara otomatis — cukup masukkan 3 nilai apa saja dan itu akan menemukan nilai ke-4.

        Bagaimana cara menyederhanakan rasio?

        Untuk menyederhanakan rasio, temukan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dari kedua angka dan bagi masing-masing angka dengan FPB tersebut. Sebagai contoh, 24 : 36 — FPB dari 24 dan 36 adalah 12. Jadi 24 ÷ 12 = 2 dan 36 ÷ 12 = 3, memberikan rasio yang disederhanakan 2 : 3. Penyederhana kami secara otomatis menemukan FPB dan memperkecil rasio Anda ke bentuk paling sederhana.

        Apa itu penskalaan rasio dan kapan itu berguna?

        Menskalakan rasio berarti mengalikan kedua bagian dengan faktor yang sama untuk membuat rasio yang setara, lebih besar (atau lebih kecil). Misalnya, menskalakan 2 : 5 dengan faktor 3 menghasilkan 6 : 15. Ini sangat berguna untuk resep (meningkatkan resep menjadi tiga kali lipat), konstruksi (menskalakan cetak biru), mencampur larutan, atau skenario apa pun di mana Anda perlu mempertahankan proporsi yang sama pada besaran yang berbeda.

        Apa perbedaan antara rasio dan pecahan?

        Rasio A : B membandingkan dua jumlah satu sama lain (bagian-ke-bagian), sementara pecahan A/B biasanya mewakili hubungan bagian-ke-keseluruhan. Namun, rasio apa pun dapat dinyatakan sebagai pecahan: 3 : 4 setara dengan 3/4 = 0,75. Perbedaan utamanya adalah konteks — rasio membandingkan kuantitas secara berdampingan, sementara pecahan mewakili porsi dari total.