Gratis & Instan — Tidak Perlu Pendaftaran

Stoichiometry Calculator

The Stoichiometry Calculator uses mole ratios from balanced chemical equations to determine the amounts of reactants and products. Calculate theoretical yield, identify limiting reagents, and convert between moles, grams, and liters for any reaction.

Stoichiometry Calculator — Pratinjau Rasio Langsung
Moles Product
A
B
⚖️
Proportion Solver
A : B = C : D — Enter any 3 values
:
=
:
📊
Results
Visual ratio breakdown
Solved Proportion
Simplified
Percentages
Decimal
Fraction
Visual Ratio
A
B
Part A: —
Part B: —
    Ratio Simplifier
    Reduce any ratio to its simplest form
    :
    📊
    Simplified Result
    Reduced to lowest terms
    Simplified Ratio
    GCD Used
    Percentages
    Decimal Ratio
    Fraction
    Visual Ratio
    A
    B
    Part A: —
    Part B: —
      📐
      Ratio Scaler
      Multiply a ratio by a scale factor
      :
      ×
      📊
      Scaled Result
      Ratio after scaling
      Scaled Ratio
      Original
      Factor
      Percentages
      Simplified
      Visual Ratio
      A
      B

        🕐 Recent Calculations

        📭
        No calculations yet. Start computing above!

        What is Stoichiometry?

        Stoichiometry is the calculation of quantities in chemical reactions based on balanced equations. The coefficients in a balanced equation give the mole ratio — for 2H₂ + O₂ → 2H₂O, the ratio is 2:1:2, meaning 2 moles of hydrogen react with 1 mole of oxygen to produce 2 moles of water.

        Stoichiometric calculations are essential in chemistry for determining how much reagent is needed, predicting product yields, identifying limiting reagents, and calculating percent yield. The mole ratio is the bridge between reactants and products.

        Rumus & Persamaan Yang Digunakan

        Stoichiometry Calculator ini menggunakan 5 persamaan inti:

        1 Mole Ratio Conversion
        Moles Product = Moles Reactant × (Coefficient Product / Coefficient Reactant)

        For 2H₂ + O₂ → 2H₂O: 3 moles H₂ produces 3 × (2/2) = 3 moles H₂O.

        2 Moles from Grams
        Moles = Mass (g) / Molar Mass (g/mol)

        36 grams of water (H₂O, MW=18): Moles = 36 / 18 = 2 moles.

        3 Theoretical Yield
        Theoretical Yield = Moles Limiting Reagent × Mole Ratio × Molar Mass Product

        Determines the maximum possible product from the limiting reagent.

        Cara Menggunakan Kalkulator Ini

        Untuk menggunakan Kalkulator Rasio ini, ikuti 3 langkah berikut:

        1

        Masukkan Nilai

        Ketik nilai rasio yang diketahui ke dalam bidang input. Biarkan satu bidang kosong — itu adalah nilai tidak diketahui yang diselesaikan oleh Kalkulator Rasio.

        2

        Pilih Mode

        Pilih mode rasio — Pecahkan, Sederhanakan, atau Skala. Setiap mode menerapkan persamaan yang berbeda ke nilai input Anda.

        3

        Dapatkan Hasil

        Klik Hitung. Layar hasil menampilkan jawaban dengan batang rasio visual, diagram lingkaran, dan rincian solusi langkah-demi-langkah.

        Contoh Masalah & Solusi Langkah-demi-Langkah

        Berikut adalah 3 contoh masalah dengan solusi langkah-demi-langkah menggunakan Kalkulator Rasio ini:

        Input 1 How much O₂ needed to react with 4 moles H₂?
        1 Equation: 2H₂ + O₂ → 2H₂O
        2 Mole ratio H₂:O₂ = 2:1
        3 O₂ needed = 4 × (1/2) = 2 moles
        4 Mass: 2 × 32 g/mol = 64 grams O₂
        2 moles (64 grams) of O₂ needed
        Input 2 Theoretical yield from 10g CH₄ burning in excess O₂
        1 CH₄ + 2O₂ → CO₂ + 2H₂O
        2 Moles CH₄ = 10g / 16 g/mol = 0.625 mol
        3 Moles CO₂ = 0.625 × (1/1) = 0.625 mol
        4 Mass CO₂ = 0.625 × 44 = 27.5 g
        Theoretical yield: 27.5 g CO₂
        Input 3 Find limiting reagent: 5 mol H₂ and 4 mol O₂
        1 2H₂ + O₂ → 2H₂O
        2 H₂ needs: 5/2 = 2.5 mol O₂ (have 4, sufficient)
        3 O₂ needs: 4×2 = 8 mol H₂ (have 5, insufficient)
        4 H₂ is the limiting reagent
        H₂ is the limiting reagent; 1.5 mol O₂ excess

        Pertanyaan yang Sering Diajukan

        What is a mole ratio?

        A mole ratio is the ratio of coefficients in a balanced equation. For N₂ + 3H₂ → 2NH₃, the mole ratios are N₂:H₂ = 1:3, H₂:NH₃ = 3:2, and N₂:NH₃ = 1:2.

        What is a limiting reagent?

        The limiting reagent is the reactant that runs out first, determining the maximum product yield. The other reactant is 'in excess.' Identify it by dividing each reactant's moles by its coefficient — the smallest quotient is the limiting reagent.

        How do you calculate percent yield?

        Percent Yield = (Actual Yield / Theoretical Yield) × 100. If you expected 50g of product but obtained 42g: Percent Yield = (42/50) × 100 = 84%.

        Why must chemical equations be balanced for stoichiometry?

        Balanced equations obey the law of conservation of mass — atoms are neither created nor destroyed. Unbalanced equations give incorrect mole ratios and wrong calculations.

        How do you convert between moles and grams?

        Multiply moles by molar mass to get grams. Divide grams by molar mass to get moles. Example: 3 moles of NaCl (MW=58.44) = 3 × 58.44 = 175.3 grams.

        Pelajari Tentang Rasio

        Apa itu rasio?

        Rasio adalah perbandingan antara dua atau lebih jumlah yang menunjukkan ukuran relatif dari satu terhadap yang lain. Ditulis sebagai A : B, artinya 'untuk setiap A unit dari kuantitas pertama, ada B unit dari yang kedua.' Sebagai contoh, rasio 3 : 4 berarti untuk setiap 3 bagian dari A, ada 4 bagian dari B. Rasio digunakan dalam memasak, konstruksi, keuangan, sains, dan kehidupan sehari-hari.

        Bagaimana cara menyelesaikan proporsi?

        Proporsi adalah persamaan yang menyatakan bahwa dua rasio adalah sama: A : B = C : D. Untuk memecahkan nilai yang hilang, gunakan perkalian silang. Jika D tidak diketahui: D = (B × C) / A. Ini berhasil karena dalam rasio yang sama, hasil kali silang selalu sama: A × D = B × C. Pemecah Proporsi kami melakukan ini secara otomatis — cukup masukkan 3 nilai apa saja dan itu akan menemukan nilai ke-4.

        Bagaimana cara menyederhanakan rasio?

        Untuk menyederhanakan rasio, temukan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dari kedua angka dan bagi masing-masing angka dengan FPB tersebut. Sebagai contoh, 24 : 36 — FPB dari 24 dan 36 adalah 12. Jadi 24 ÷ 12 = 2 dan 36 ÷ 12 = 3, memberikan rasio yang disederhanakan 2 : 3. Penyederhana kami secara otomatis menemukan FPB dan memperkecil rasio Anda ke bentuk paling sederhana.

        Apa itu penskalaan rasio dan kapan itu berguna?

        Menskalakan rasio berarti mengalikan kedua bagian dengan faktor yang sama untuk membuat rasio yang setara, lebih besar (atau lebih kecil). Misalnya, menskalakan 2 : 5 dengan faktor 3 menghasilkan 6 : 15. Ini sangat berguna untuk resep (meningkatkan resep menjadi tiga kali lipat), konstruksi (menskalakan cetak biru), mencampur larutan, atau skenario apa pun di mana Anda perlu mempertahankan proporsi yang sama pada besaran yang berbeda.

        Apa perbedaan antara rasio dan pecahan?

        Rasio A : B membandingkan dua jumlah satu sama lain (bagian-ke-bagian), sementara pecahan A/B biasanya mewakili hubungan bagian-ke-keseluruhan. Namun, rasio apa pun dapat dinyatakan sebagai pecahan: 3 : 4 setara dengan 3/4 = 0,75. Perbedaan utamanya adalah konteks — rasio membandingkan kuantitas secara berdampingan, sementara pecahan mewakili porsi dari total.